Selasa, 01 April 2014

Tegar

matahari ku telah bersinar dihatiku
hilang satu persatu kecemasanku trauma hidupku
bila kuingat semua yang pernah terjadi
biar biarlah saja tak mau aku terbelenggu
aku bisa tegar karena-Mu
bisa berpikir hidup ini indah
 meski tertatih terhempas-hempas
tapi kucoba bertahan
terima kasih tlah membuatku kuat
sampai detik ini ku mampu tersenyum
ku tak mau hidup di masa lalu
jalan hidupku masih terbentang panjang
 

Kamis, 20 Maret 2014

Mari bergabung dalam SEJARAH PERGERAKAN MAHASISWA SULAWESI....

MARI BERGABUNG BERSAMA, DALAM RANGKAIAN MOMENT AKBAR
SEJARAH PERGERAKAN MAHASISWA SULAWESI....
#KAMPANYEPOLITIKISLAM2014
#KAMPANYEKEBANGKITANKHILAFAH2014

PANGGUNG POLITIK MAHASISWI:
"INDONESIA LEBIH BAIK:TINGGALKAN DEMOKRASI, TEGAKKAN KHILAFAH"
JUMAT, 21 MARET 2014 (MAHASISWI ONLY)
08.00-11.00 WITA
FLY OVER MAKASSAR

Rekan-rekan mahasiswa…
Indonesia memiliki jumlah pemuda yang cukup besar yaitu 40, 8 juta atau 40% dari total jumlah pemilih, Itu artinya sangat besar pula peran politik pemuda dalam mempengaruhi arus pergerakan perubahan di negeri ini.
Tetap terperosok dengan system demokrasi atau melakukan perubahan revolusioner dengan system Khilafah untuk mewujudkan Indonesia lebih baik. ITU PILIHAN KAWAN..

Rekan-rekan mahasiswi..
Sungguh BUSUK SISTEM DEMOKRASI dalam menempatkan peran politik pemuda..menjelang pemilu seperti ini, para pengusung demokrasi membumbung pemuda dengan berbagai argument busuknya agar pemuda berperan dalam perubahan yaitu dengan mengikuti PEMILU seolah tidak ada peran perubahn yang lain.
Suara komunitas pemuda yang besar menjadi sasaran berharga dalam demokrasi. Dengan mekanisme seperti itu, sejatinya demokrasi telah merampok peran politik pemuda. Pemuda hanya dijadikan sasaran empuk dalam menjaring suara.
MASIHKAH KITA INGIN DIKELABUI OLEH DEMOKRASI & PENGUSUNGNYA?
SUNGGUH..TERLALU BERHARGA PELUH ANDA YANG MENETES HANYA KARENA DISIBUKKAN DENGAN DEMOKRASI YANG TELAH NYATA KERUSAKANNYA... MARI BERGERAK BERSAMA UNTUK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK: TINGGALKAN DEMOKRASI, TEGAKKAN KHILAFAH.

Wahai pemuda, negeri ini menanti kiprah perjuanganmu, membebaskannya dari belenggu DEMOKRASI yang demikian RUSAK dan layak dibuang ke tong sampah peradaban. Negeri ini menanti uluran tangan para pemuda muslim untuk menjadi pejuangnya, menyelamtkannya dengan syariah-Nya yang sempurna yang diterapkan dalam institusi Khilafah Islam. Yang dengannya, gemah ripah loh jinawi negeri ini akan kita rasakan, penguasa taqwa dan menyayangi rakyatnya akan kita dapatkan, dan hak politik pemuda benar-benar terwujud secara nyata untuk melahirkan peradaban agung nan mulia. Saatnya, tinggalkan demokrasi, tegakkan khilafah! Allahu akbar!

SAATNYA PEMUDA BERGERAK BERSAMA UMMAT...
TINGGALKAN DEMOKRASI, TEGAKKAN KHILAFAH!!!
#KAMPANYEPOLITIKISLAM2014
#KAMPANYEKEBANGKITANKHILAFAH2014
INDONESIA LEBIH BAIK: TINGGALKAN DEMOKRASI, TEGAKKAN KHILAFAH

Kamis, 13 Maret 2014

Khilafah Bukan Sekadar Romantisme Sejarah

Oleh : Farid Wadjdi

3 Maret 1924 M (28 Rajab 1342 H), adalah hari kelabu bagi umat Islam. Secara resmi pada tanggal itu, Khilafah dibubarkan oleh agen Inggris Mustafa Kamal at-Taturk. Artinya, sudah 90 tahun umat Islam tidak memiliki khilafah. Ada yang menuding seruan khilafah, tidak memiliki landasan dalam Islam. Menurut mereka, khilafah sekadar romantisme sejarah.

Padahal keberadaan Daulah Khilafah sangat penting dan mendesak. Tentang pentingnya kewajiban ini ditegaskan oleh para alim ulama dari generasi salaf maupun khalaf. Mereka sepakat bahwa menegakkan Khilafah Islamiyyah merupakan kewajiban penting di dalam Islam.

Al-‘Allamah al-Imam Ibnu al-Haitamiy Asy Syafi’i rahimahullah ta’ala menyatakan di dalam Kitab Ash Shawaa`iq al-Muhriqah, juz 1, hal. 25 : “Ketahuilah juga; sesungguhnya seluruh shahabat telah sepakat bahwasanya mengangkat seorang imam setelah berakhirnya zaman kenabian adalah wajib. Bahkan mereka menjadikan kewajiban tersebut sebagai kewajiban yang paling penting. Sebab, mereka lebih menyibukkan diri dengan kewajiban tersebut daripada kewajiban menyelenggarakan jenazah Rasulullah SAW….”

Berkaitan dengan khilafah ini Amir Hizbut Tahrir asy-Syeikh al-‘Alim Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah dalam soal jawab tertanggal 21 Raibul Awal 1435 H/22 Januari 2014 M, menjelaskan tentang tiga hal penting. Pertama, khilafah merupakan istilah fiqhiyah “haqiqah syar’iyyah” sebab nash-nash syar’iyah menunjukkan demikian. Kedua, tentang wajibnya khilafah, dan ketiga, tentang khilafah tidak bisa dilepaskan dalam politik, karena di dalamnya ada aktifitas politik.

Amir Hizbut Tahrir menjelaskan secara gamblang sistem khilafah adalah fardhu. Dalil-dalil tentang hal ini dinyatakan dengan tegas di dalam Alquran, as-sunnah dan ijmak shahabat. Berdasarkan Alquran, Allah SWT berfirman menyeru Rasul SAW: “Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.” (TQS al-Maidah [5]: 48)

Dan seruan kepada Rasul SAW untuk memutuskan perkara di antara mereka dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah merupakan seruan kepada umat beliau SAW. Mafhum (pengertian)nya adalah hendaknya umat Rasulullah SAW—termasuk kita—mengadakan seorang hakim (penguasa) setelah Rasul SAW yang memutuskan perkara di antara mereka dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah.

Dan perintah dalam seruan (khithab) itu memberi faedah jazm (tegas) sebab topik seruan adalah fardhu. Ini merupakan qarinah (indikasi) jazm (tegas) seperti yang ada dalam ketentuan ushul. Dan penguasa yang memutuskan perkara di antara kaum Muslimin dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah setelah Rasulullah SAW adalah khalifah. Dan sistem pemerintahan berdasarkan konteks ini adalah sistem khilafah.

Di samping itu penegakan hudud dan seluruh hukum adalah wajib. Dan kewajiban ini tidak bisa ditegakkan dengan sempurna kecuali dengan penguasa, sementara suatu kewajiban tidak sempurna dengan sesuatu maka hukum sesuatu itu menjadi wajib. Artinya, mengadakan penguasa yang menegakkan syara’ adalah wajib. Dan penguasa berdasarkan konteks ini adalah khalifah dan sistem pemerintahan adalah sistem khilafah.

Adapun as-sunnah, diriwayatkan dari Nafi’, ia berkata; “Abdullah bin Umar berkata kepadaku: “Siapa saja yang melepaskan tangan dari ketaatan, niscaya ia menjumpai Allah pada Hari Kiamat kelak tanpa memiliki hujjah, dan siapa saja yang mati sementara di pundaknya tidak ada baiat maka ia mati seperti kematian jahiliyah.” (HR Muslim)

Jadi hadits tersebut mewajibkan adanya baiat di pundak setiap Muslim, yakni adanya khalifah yang dengan keberadaannya akan merealisasikan adanya baiat di pundak setiap Muslim. Dan jika tidak, maka bagi orang yang lalai, ia mati seperti kematian jahiliyah. Hal ini untuk menunjukkan atas besarnya dosa akibat tidak beramal untuk mewujudkan khalifah yang memutuskan perkara dengan Islam. Setelah Rasul SAW baiat tidak ada kecuali kepada khalifah, bukan kepada yang lain.

Khilafah juga tidak bisa dilepaskan dari politik. Khilafah, sistem pemerintahan Islam, di dalamnya ada aktifitas-aktifitas politik yang dilakukan oleh khalifah. Karena politik (as-siyâsah) berarti ri’âyah asy-syu’ûn (pengaturan urusan). Dan aktifitas pokok khilafah adalah ri’âyah syu’ûn al-ummah, dan ri’âyah asy-syu’ûn dari seorang penguasa adalah politik.

Bahwa aktifitas politik khalifah adalah mengurus rakyat dinyatakan dalam hadist Rasulullah, di antara Al-Bukhari telah mengeluarkan dari Ibn Syihab … bahwa Salim menceritakan kepadanya: bahwa Abdullah bin Umar berkata: “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Setiap dari kalian adalah pemelihara, dan setiap kalian diminta pertanggungjawaban atas pemeliharaannya. Seorang imam adalah pemelihara dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas pemeliharaan urusan rakyatnya.” Jadi khalifah aktifitasnya adalah ri’âyah asy-syu’ûn. Dan ri’âyah asy-syu’ûn dari seorang penguasa adalah politik sesuai makna bahasanya itu.

Karena itu, masalah ini bukanlah sekadar romantisme sejarah. Menegakkan khilafah merupakan kewajiban kita semua. Ketiadaan Khilafah Islamiyyah telah mengakibatkan telantarnya banyak hukum Islam. Kita wajib memfokuskan diri dalam perjuangan menegakkan kembali Khilafah Islamiyyah, dengan cara menjadikan agenda penegakan Khilafah Islamiyyah sebagai persoalan hidup dan mati. Kita wajib secara terus-menerus tanpa kenal lelah memberikan penyadaran kepada umat Islam mengenai kewajiban dan pentingnya perjuangan menegakkan kembali Khilafah Islamiyyah.

SHARE ke saudaramu yang lain. Syukron
==============================
Pastikan anda untuk me-like dan mem-follow :
FB HTI >> https://www.fb.com/htiinfokom
Twitter HTI >> https://twitter.com/HizbutTahrirID
==============================
Jika Saudara/i ingin bergabung bersama HIZBUT TAHRIR dan bersama kita mendakwahkan Islam, bisa melayangkan pesan berupa nama asli, alamat, dan no.telp yang bisa dihubungi pada inbox fan page serta tulis juga motivasi anda ingin memperjuangkan Syariah dan Khilafah.
==============================
Jazaakumullah Khair

Mencintai Kalian karna Allah

Mari baca sejenak...

Diriwayatkan, bahawa :
Apabila penghuni Syurga telah masuk kedalam Syurga, lalu Mereka tidak menemukan sahabat2 mereka yang selalu bersama mereka dahulu sewaktu di Dunia.

Mereka pun bertanya tentang sahabat mereka kepada ALLAH:

"Yaa Rabb..
Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia solat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami."

Maka ALLAH berfirman:
"Pergilah kamu ke Neraka, lalu keluarkanlah sahabat2 mu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarrah"
(HR : Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd").

Al-Hasan Al-Basri berkata: "Perbanyaklah sahabat2 mukminmu, kerana mereka memiliki Syafa'at pada hari Kiamat nanti".

Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada sahabat2 nya sambil menangis:
"Jika kalian tidak menemukanku nanti di Syurga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada ALLAH tentang aku:

"Wahai Rabb Kami..
Hamba-Mu si fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang ENGKAU..
Maka masukkanlah dia bersama kami di Syurga-Mu"

SAHABAT Ku..
Mudah2an dengan ini, aku telah mengingatkanmu Tentang ALLAH ..

Agar aku dapat besertamu kelak di Syurga & Redha-Nya..
آمِيّنْ. يَا رَبَّ العَالَمِينْ

Ya ALLAH

Aku Memohon kepada-Mu.. Kurniakanlah kepadaku sahabat2 yang selalu mengajakku untuk tunduk patuh & taat Kepada Syariat-Mu..

Kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat kelak...

Oleh itu...

Carilah seberapa ramai sahabat yang baik yang menunjukkan jalan2 ke Syurga & jalan2 kebaikan.

WAHAI SAHABATKU

JANGAN LUPA BERTANYA TENTANGKU...
JIKA AKU TIADA DI SYURGA NANTI


untuk saudari2qu yang qu cintai karna ALLAH
seluruh pejuang syariah dan Khilafah dan seluruh kaum muslim di dunia ^_^

Minggu, 09 Maret 2014

Pattimura Bukan Kristiani, Melainkan Muslim

Menurut sejarawan Muslim Ahmad Mansur Suryanegara, Pattimura adalah seorang Muslim yang taat. Selain keturunan bangsawan, ia juga seorang ulama. Data sejarah menyebutkan bahwa pada masa itu semua pemimpin perang di kawasan Maluku adalah bangsawan atau ulama, atau keduanya.
Seperti diketahui, selama ini, dalam buku-buku sejarah, Kapitan Pattimura selalu disebut sebagai seorang Kristen. Inilah salah satu contoh deislamisasi dan penghianatan kaum minoritas atas sejarah pejuang Muslim di Maluku dan Indonesia pada umumnya.
Ahmad Lussy atau dalam bahasa Maluku disebut Mat Lussy, lahir di Hualoy, Seram Selatan (bukan Sapura seperti yang dikenal dalam sejarah versi pemerintah). Dia adalah bangsawan dari kerajaan Islam Sahulau, yang saat itu diperintah Sultan Abdurrahman. Raja ini dikenal pula dengan sebutan Sultan Kasimillah (Kazim Allah/Asisten Allah). Dalam bahasa Maluku disebut Kasimiliali.
Mansyur Suryanegara berpendapat, bahwa Pattimura itu marga yang masih ada sampai sekarang. Dan semua orang yang bermarga Pattimura sekarang ini beragama Islam. Orang-orang tersebut mengaku ikut agama nenek moyang mereka yaitu Pattimura.
Masih menurut Mansyur, mayoritas kerajaan-kerajaan di Maluku adalah kerajaan Islam. Di antaranya adalah kerajaan Ambon, Herat, dan Jailolo. Begitu banyaknya kerajaan sehingga orang Arab menyebut kawasan ini dengan Jaziratul Muluk (Negeri Raja-raja). Sebutan ini kelak dikenal dengan nama Maluku.
Mansyur pun tidak sependapat dengan Maluku dan Ambon yang sampai kini diidentikkan dengan Kristen. Penulis buku “Menemukan Sejarah” (yang menjadi best seller) ini mengatakan, “Kalau dibilang Ambon itu lebih banyak Kristen, lihat saja dari udara (dari pesawat), banyak masjid atau banyak gereja. Kenyataannya, lebih banyak menara masjid daripada gereja.”
Buku biografi Pattimura versi pemerintah yang pertama kali terbit, M Sapija menulis, “Bahwa pahlawan Pattimura tergolong turunan bangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama Antoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau bukan nama orang tetapi nama sebuah negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan”.
Jadi asal nama Thomas Mattulessy dalam buku sejarah nasional adalah karangan dari Sapija. Sebenarnya Mattulessy bukanlah marga melainkan nama, yaitu Ahmad Lussy (Mat Lussy). Dan nama Thomas Mattulessy sebenarnya tidak pernah ada di dalam sejarah perjuangan rakyat Maluku (yang ada adalah Mat Lussy).
Perjuangan Pattimura
Pattimura bangkit memimpin rakyat Maluku menghadapi ambisi penjajah yang membawa misi Gold (emas/kekayaan), Gospel (penyebaran Injil), and Glory (kebanggaan). Perlawanan rakyat Maluku dilakukan karena kekhawatiran dan kecemasan rakyat akan timbulnya kembali kekejaman pemerintah Belanda seperti yang dilakukan masa pemerintahan VOC. Selain itu, Belanda menjalankan praktik-praktik monopoli perdagangan dan pelayaran Hongi, yang membabat pertanian hasil bumi yang tidak mau menjual kepada Belanda. Alasan lainnya, rakyat dibebani berbagai kewajiban berat, seperti kewajiban kerja, penyerahan ikan asin, dendeng, dan kopi.
Akibat penderitaan itu maka rakyat Maluku bangkit mengangkat senjata. Pada tahun 1817, perlawanan itu dikomandani oleh Kapitan Ahmad Lussy. Rakyat berhasil merebut Benteng Duurstede di Saparua. Bahkan residennya yang bernama Van den Bergh terbunuh. Perlawanan meluas ke Ambon, Seram, dan tempat-tempat lainnya.
Berulangkali Belanda mengerahkan pasukan untuk menumpas perlawanan rakyat Maluku, tetapi berulangkali pula Belanda mendapat pukulan berat. Karena itu Belanda meminta bantuan dari pasukan yang ada di Jakarta. Keadaan jadi berbalik, Belanda semakin kuat dan perlawanan rakyat Maluku terdesak. Akhirnya Ahmad Lussy dan kawan-kawan tertangkap Belanda. Pada tanggal 16 Desember 1817 Ahmad Lussy beserta kawan-kawannya menjalani hukuman mati di tiang gantungan.

Selasa, 04 Maret 2014

Sabtu, 01 Maret 2014

jualan..


kami menerima pesanan pembuatan sweater,PDH,jaket,kaos,jilbab(baju seragam). design dapat di buat sendiri,kain juga bisa dipilih sendiri..   minat ?? silahkan hubungi ---> 085255431666/085299876699 or pin 75DD26EF (wilayah makassar dan sekitarnya)





Minggu, 03 November 2013

setelah lama tidak post di blog ini rasanya  kangennnn jugaaaa heheheheh :D #Alay
disebabkan karna beberapa kesibukan (cehhh iiiillleee ehehhe)  di tamba kesehatan yang kurang baik plus kuota modem juga yang kehabisan rasanya jadi lengkap hehehhe #ketawa terus

tidak ada tulisan spesial hari ini, hanya beberapa huruf saja yang akan kurangkai hingga membentuk kata demi kata yang kemudian akan menjadi kalimat-kalimat yang bisa saja ada yang menggap kalimat yang tidak ternilai atau kalimat yang biasa2 saja.., tapi apalah artinya pandangan orang lain bagi kita ketika  apa yg kita lakukan tidak melanggar satu hukum apapun :D #bingung pasti

ketika usaha yang di barengi kerja keras sudah di lakukan maka do'a adalah senjata yang harus senantiasa siap siaga di berbagai saat. dengan do'a sesuatu yang tak mungkin bisa menjadi mungkin..ya karena bagiNya,cukuplah dengan berkata JADI MAKA JADILAH...







Senin, 21 Oktober 2013

Surat dari Ananda teruntuk Bunda tersayang ( dari Anak yang Diaborsi )

Assalamu'alaikumwarahmatullahi wabarrakatuh    Teruntuk Bundaku tersayang
Dear Bunda

Bagaimana kabar bunda hari ini  ?
Semoga bunda baik-baik saja
Nanda juga di sini baik-baik saja bunda
Allah sayang banget deh sama nanda.
Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda

Bunda,
ingin sekali nanda menyapa bunda
perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat

Bunda,
sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda,
ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini,
tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda,
jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda.
Walaupun dulu,
waktu bunda meluruhkan nanda,
sakit banget bunda....
badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik...
dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda,
nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.

Tapi nanda tidak kecewa kok bunda...
karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah
bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.

Bunda,
nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah,
mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini ?
Apa bunda tidak sayang sama nanda ?
Bunda tidak ingin mencium nanda ?
Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan ?

Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang...
kenapa bunda malu ?
karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram...
anak haram itu apa ya Allah ?
Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah...
Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa?
Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi.
Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam.

Bunda,
nanda malu terus-terusan nanya sama Allah,
walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja,

Pernikahan itu apa sih ?
Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah ?
Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram ?
dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda ?
Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu

Oh ya Bunda,
suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka.
Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga.
Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...
yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda.

Lagi ngeri-ngerinya,
tiba-tiba malaikat bilang sama nanda,


Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya,
di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya.

Seketika itu
nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ....
nanda sayang bunda...
nanda kangen dan ingin bertemu bunda...
nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda
dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga...
nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu...

Lalu, dengan lembut malaikat berkata...
nak,kata Allah kalau kamu sayang,
mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu,
tulislah surat untuk mereka...
sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut,
ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk,
bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.

Saat mendengar itu,
segera nanda menulis surat ini untuk bunda,
menurut nanda Allah itu baik banget bunda....
Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat dan berusaha...


Bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bersama di sini...
nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar...

Nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda,
soalnya kata Allah di sana panas banget bunda...
antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu...
tapi bunda jangan khawatir,
Allah berjanji,
walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik,
pasti nanda bisa ketemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya....
biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua,
nanda juga mohon banget sama bunda...
jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda,
biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu.

Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.


nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini...
nanda sayang banget sama bunda....
muach


----------------------------------------------

Semoga kita tidak termasuk kedalam golongan orang-orang yang lupa akan perintah dan larangan dari Allah SWT, dan semoga apa yang saya sampaikan ini dapat bermanfaat dan berguna untuk kita semua.
sumber : http://alip-pakingso.blogspot.com/2012/10/surat-dari-ananda-teruntuk-ayah-bunda.html

tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian


sekitar pukul 02.00 dinihari WIT, aku sedang  tertidur pulas tiba2 salah satu adikku membangunkan aku karena ada telpon yang masuk di hp ku. secepatnya aku angkat dan bicara ternyata aku di beritahukan bahwa salah satu keluargaku telah berpulang ke rahmatullah (meninggal).
innalillahi wa innailaihi roji'un.., kalimat itu yang keluar dari bibirku secar berulang-ulang.setelah itu telponnya aku tutup. sejenak aku merenung tentang rencanaku yang mau menghubungi almarhum untuk cerita2 tntang keadaan masing tapi sungguh kejadian luar biasa terjadi tanpa di sadari.
usia kami masih sama2 muda, tapi almarhum yang lebih kakak dari aku sekitar setahunan.
 almarhum adalah saudari sekaligus teman mainku sewaktu kecil.satu2nya kenangan bersama almarhum yang aku punya adalah beberapa foto yang aku ambil sekitar -+ 5 tahun yang lalu.
selamat jalan saudariku,kami mencintaimu tapi Allah jauh lebih mencintaimu
semoga amalmu diterima dan engkau di tempatkan di tempt yang terbaik..
.

Kematian sangat banyak memberikan pelajaran kepada kita.
tubuh yang sehat bukanlah jaminan bahwa seseorang akan terbebas dari kematian dan
tubuh yang sakit-sakitan bukanlah kabar bahwa seseorang itu hidupnya akan berakhir.
semuanya adalah qadha dari Allah yang tidak ada satupun tahu kapan dan dimana kematian itu akan menyapa...
innalillahi wa innailaihi roji'un..

Selamat jalan saudariku..
satu kalimat yang tidak aku sukai tapi harus aku ucapkan..
.
semoga ada pelajaran yang bisa di ambil

Minggu, 20 Oktober 2013

9 Jenis Nama Anak Syaitan :

Umar al-Khattab berkata, terdapat 9 jenis nama anak syaitan :

1. Zalituun

Duduk di pasar/kedai supaya manusia kehilangan sifat hemat. Menggoda supaya manusia berfoya-foya.

2. Wathiin

Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.

3. A’awan

Menghasut pemimpin supaya tidak mendekati rakyat. Bahagia dengan kedudukan/kekayaan hingga mengabaikan kepentingan rakyat dan tidak mau mendengar nasihat para ulama.

4. Haffaf

Berkawan baik dengan minuman keras. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat.

5. Murrah

Merusakkan dan melalaikan orang yang suka pada musik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam kehidupan dunia.

6. Masuud

Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa saja penyakit yang berasal dari kata-kata mulut.

7. Daasim

Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar menyebabkab keruntuhan rumah tangga (suami isteri bercerai, suami bertindak kasar, memukul isteri, isteri hilang logika menuntut cerai, dan lain-lain).

8. Walahaan

Menimbulkan rasa was-was dan ragu dalam diri manusia khususnya ketika berwudhlu dan sholat dan meragukan ibadah kita yang lain.

9. Lakhuus

Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari.

***
SUBHANALLAH...

Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita dari segala macam godaan, dan memberikan kita kekuatan agar tetap dalam keadaan iman dan takwa kepada ALLAH SWT. Aamiin

tetap istiqomah..

A'udzubillahiminasyaithanirrojim

Kata-kata terakhir Umar Mukhtar





(Arrahmah.com) – Umar Mukhtar, Amir Mujahidin Libya, memimpin jihad melawan penjajah Italia pada tahun 1920-1930-an. Dia berusia 70 tahun, ketika ia menderita luka parah, dan ditawan oleh penjajah.
Sebuah dialog di pengadilan kafir pada tahun 1931, antara “hakim” dan Umar Mukhtar:
- Apakah Anda melawan negara Italia?
Umar: Ya
- Apakah Anda mendorong orang untuk berperang melawan Italia?
Umar: Ya
- Apakah Anda menyadari hukuman untuk apa yang Anda lakukan?
Umar: Ya
- Selama berapa tahun Anda melawan Italia?
Umar: Sudah selama 20 tahun
- Apakah Anda menyesal atas apa yang telah Anda lakukan?
Umar: Tidak
- Apakah Anda menyadari bahwa Anda akan dieksekusi?
Umar: Ya
“Hakim” mengatakan:
- Ini merupakan akhir yang suram bagi orang seperti Anda.
Mendengar kata-kata ini, Umar Mukhtar menjawab:
- Sebaliknya, ini adalah cara terbaik untuk mengakhiri hidup saya!
“Hakim” kemudian ingin membebaskannya dan mendeportasinya dari negara itu jika ia mau mengajak Mujahidin dalam sebuah pernyataan untuk menghentikan Jihad. Kemudian Umar Mukhtar mengatakan kata-katanya yang terkenal:
"Jari telunjuk saya, yang mengakui dalam setiap ibadah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, tidak bisa menulis kata-kata dusta, kami tidak menyerah, kami menang atau mati!"

Sabtu, 19 Oktober 2013

Cinta itu Fitrah

cinta itu fitrah yang ada pada diri manusia,kehadirannya tidak bisa dihindari ataupun di tolak.
dia datang tanpa mengucap salam terlebih dahulu dan dia hadir tanpa disadari.
rasa yang tidak bisa dimatikan dalam diri insan yang bernama manusia..
cinta itu hadir tak mengenal siapa dan apa statusmu dalam kehidupanmu.
pengemban dakwah,preman,orang jahat,orang baik,atau siapapun itu tak bisa menolak kehadirannya
ya karena lagi-lagi cinta itu adalah sebuah fitrah yang di hadirkan oleh sang pencipta kepada ciptaannya. perbedaannya hanya terletak pada bagaiman cinta itu di praktekan dalam kehidupan masing-masing.jika cinta itu di landaskan pada ketaatan kepada Allah maka cinta itu akan dijaga dengan baik,dipelihara dari noda2 dosa yang akan mengotori kesuciannya dan kesucian pemilik cintanya akan tetapi jika cinta itu di landaskan pada nafsu sesaat maka cinta yang suci itu akan berubah menjadi cinta yang penuh dengan noda-noda hitam penuh dosa, fitrah sucinya pun seakan tak ada dan membuat pencintanya seperti insan yang hina.
cinta yang suci itu tidak mesti di kotori dengan aktivitas yang kotor yang diberi nama pacaran.
aktivitas yang menumpuk seditik-demi sedikit butir-butir dosa yang akan menutup kesucian cinta yang sudah menjadi fitrah ini. dikarenakan arah kiblat dan gaya hidup ala barat yang menjadi populer masa kini maka rambu-rambu syariat pun dilanggar. cinta yang suci itupun berubah menjadi cinta yang penuh dengan dosa. ohhh inikah yang kalian namakan cinta suci? sungguh cinta yang suci itu cara untuk mempraktekannya pun harus dengan jalan yang suci. Islam ini agama sempurna,dari tidur,bangun tidur hingga bangun negarapun islam mengaturnya,apatah lagi ini menyangkut satu rasa yang menjadi fitrah pada diri manusia. islam memulikan pengikutnya dengan mengharuskan mereka terikat dengan setiap syariat yang sudah ditetapkan. islam punya jalan yang suci untuk menyalurkan satu rasa itu dalam kehidupan. islam tidak mengenal dengan apa yang orang2 sebut sebai pacaran karena memang islam tidak mengjarkan hal itu untuk dua org yang msih berstatus sbg pasangan haram. Ta'aruf, ya Ta'aruf adalah cara islam untuk memuliakan dua insan yang sedang merasakan stu fitrah yang nmanya cinta. ta'aruf adalh proses perkenaln antara dua orang yang sling mencintai yang memiliki azam yang kuat untuk menikah. proses itulah yang di ajrkn dalam islam bukn pacaran yang di ajarkan oleh kaum barat. hubungan tanpa ikatan yang halal,hubungan yang penuh dengan mksiat.
jika belum mampu untuk menikah maka rasulullah katakan berpuasalah.
sebagaimana hadits yang di sampaikn oleh rasulullah : Wahai segenap pemuda, barangsiapa yang mampu memikul beban keluarga hendaklah kawin. Sesungguhnya perkawinan itu lebih dapat meredam gejolak mata dan nafsu seksual, tapi barangsiapa yang belum mampu hendaklah dia berpuasa karena (puasa itu) benteng (penjagaan) baginya. (HR. Bukhari)

satu puisi ku persembahkan untuk seseorang yang akan menjadi suamiku kelak.
aku tak tahu siapa, bagaimana, dimana dan darimana dirimu berasal
aku hanya ingin mempersembahkan sebuah puisi sederhana untukmu



TERUNTUK KAMU YANG AKAN MEMJADI SUAMIKU..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Duhai calon imamku
Aku tak tahu apa yang harus aku katakan ketika satu saat berjumpa denganmu
Aku tak tahu harus memulai dari abjad apa untuk merangkai kata menyapamu
Aku pun tak tahu dengan sapaan apa aku harus memanggilmu dan
Aku pun tak tahu siapakah engkau yang akan menjadi imam dalam setiap sujudku
Namun tahukah kamu wahai kekasih Allah yang sholeh
Jika ada seratus wanita diluar sana yang melihat agamamu sebagai ketampananmu
Maka di antara mereka semua salah satunya  adalah aku
Jika ada seratus wanita diluar sana yang menginginkan engkau  jadi pemimpin mereka
Maka di antara mereka semua salah satunya  adalah aku
Jika ada seratus wanita diluar sana yang ingin menggelar sajadah bersamamu
Maka di antara mereka semua salah satunya  adalah aku
Duhai calon imamku
Andai kecantikan adalah syarat meraih kebagiaan
Maka aku tak tahu apakah aku dapat meraihnya atau tidak?
Dan disitulah aku merasa adanya ketidak adilan dari sang pencipta
Karna aku tak secantik para syahabiyah-syahabiyah terdahulu atw wanita2 cantik diluar sana
Tahukah kamu duhai  calon imamku?
Aku pernah mendengar ada orang yang berkata bahwa
Dari cerita hidup orang lain kita bisa belajar
Kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran
Dan kita bisa berusaha tak melakukan  hal yang sama..
duhai  calon imamku
banyak pengalaman yang mengajarkanku akan jaminan kebahagiaan
ketampanan dan kecantikan itu bukanlah jaminan yang sebenar-benar jaminan
karena seiring berjalanannya waktu semuanya akan pudar dan
kekayaan bukanlah jaminan yang sebenar-benar jaminan
karena hidup itu ibarat roda yang kadang di atas kadang di bawah

 duhai calon imamku
dari islam aku temukan sebuah jaminan yang sebenar-benar jaminan
ya,agama adalah jaminan   yang menghantarkan kebahagian masing-masing dari kita
disitulah aku saksikan betapa adilnya sang pencipta berbuat adil pada ciptaannya
karna tak ada yang dapat jamin ketika bukan Allah yang menjadi jaminan kita
Duhai calon imamku
Dalam menunggu kedatanganmu dalam menjemput diriku
Akan ku persiapkan segala hal yang harus ku siapkan
Karna engkau adalah surgaku yang denganmu
Akan kuraih syurga yang sebenar-benarnya syurga..
Tahukah kamu duhai  calon imamku?
 untuk membentuk satu keluarga yang sakinah mawaddah warrahma &ideologis
Tak semuda seperti kita lafazkan kata-katanya
Semua itu akan kita lukis dengan tinta yang beraneka ragam dalam kehidupan
Kepadamu ku serahkan seluruh hidup dan urusanku kepadamu
Pesanku kepadmu
Pimpinlah aku dengan cara yang tlah di contohkan rasulku
Agar kelak di hadapan-Nya
Aku akan membanggakanmu karna
Engkau mampu membawa aku hingga ke jannahnya


Oleh
Annisa Rindhu Khilafah
(ditemani sebuah nasyid dar Inteam : Kepastian)






Mencintai kalian karna Allah


Semalam mimpiin bapak pas paginya hp sy bunyi dilihat ehhh ternyata dari mama :D #alhamdulillah
Selesai bica sama mm sy lngsung minta hpnya di kasih ke bapak dan percakapannya pun dimulai
Saya : bapa zeng inga beta ka?(pake bahasa ambon)
in indonesia ( bapa tidak kangen kah sama saya?
Bapak : bapa inga tapi telpon se saja seng tau nomor mana yang jelas,se pung nomor saja mo hamper 200(hhehehe berlebihan deh)
(bapak kangen tapi mau tlp kamu saja tidak tahu nomor mana yang jelas, nomormu saja hmpir 200)
Saya : ahahahah 200,beta pung hp error jadi telpon susa masuk
(ahahahahaha 200,hpku eror jadi telpon susah masuk)
Trus , bpa pung kabar bagimana?? Brng beta ada mimpi bapa tadi malam?
(trus bgmna kbrny bapak? Soalnya semalam aku mimpiin bapak?
Bapak : Alhamdulillah bae2,oh mungkin se mimpi bapa karn bpa seng jadi iko sertifikasi
(alhamdulillh baik,oh mungkin kamu mimpiin bapak karna bapak tidak jadi ikut sertifikasi..)
Saya : heheh nymbung dmn ya ,, barang kanapa seng ikut?
(memangnya kenapa tidak ikut)??
Bapak : dong kasi sulit bpa, dong suru kumpul inilah,itulah,harus ambil salah satu surat di bupati dan lain-lain, tapi bapa seng iko, lebih bae bapa seng iko drpada bapa harus pi berhadapan deng orang jahat,kerja bukan untuk kepentingn org banya, masa dong bikin jalan baru dong gusur katong pung kalapa2 deng coklat2 disana bagitu saja itu kan kedzliman!!
(mereka persulit bapak,mereka suruh kumpul inilah,itulah,harus ambil salah satu surat di bupati dan lain,lain. Tapi bapak tidak ikut,lebih baik bapak tidak ikut daripada bapak harus pergi berhadapan dengn orang jahat,kerja bukan untuk kepentingan orang banyak. Masak mereka bikin jalan baru,mereka gusur pohon kelapa sama pohon coklat disana begitu saja, itu kan kedzaliman!!
Saya : hahhhhh?? “Heran dengar bapa crita”.  jadi bapa zeng jadi ikut sertifikasi?
(hahhh?” Heran dengan ceritanya bapak”, jadi bapak tidak jdi ikut sertifikasi?
Bpak : iya. Karna bapa punya prinsip, bapa hanya mau tunduk par orang2 yang bekerja par kepentingan orang banyak,kalo kaya bagitu lebih bae bapa seng usah ikut karna harus tunduk par orang2 jahat.
Iya, karna bapak punya prinsip, bapak hanya mau tunduk kepada orang2 yang bekerja untuk kepentinngan orang banyak,kalo kayak begitu lebih baik bapak tidak usah ikut karna harus tunduk untuk orang2 jahat.
Saya : ohhh sip..
Selesai.
Ya itulah kurang lebih perckapan saya sama bapak tadi pagi. Dri perckapan tadi pagi banyak hal yang dapat saya petik dan menjadi salah satu kabar baik untuk saya. Karna sekurang2nya uang tidak dapat mmbeli prinsip hidup beliau.sekedar info. Beliau mengikuti sertifikasi guru dan sebelmnya beliau sudah melewati berbagai prosesnya dan tinggal proses terakhir itu yang akan menentukan lulus atau tidaknya.
Jika lulus maka gaji yang akan beliau peroleh perbulan kalo saya tdk salah kurang lebih 7.000.000 (tujuh juta). Tapi beliau lebih memilih tidak mendapatkn uang setip bulan tujuh juta daripada harus menjual prinsip hidup beliau. Itu merupakan kabar baik untuk saya.
Sebelumnya saya sudah memprkenalkan beliau dengan 000 dan Alhamdulillah beliau merespon saya dengan baik. Semoga Allah melindungi beliau, semoga beliau secepatnya mau bergabung dan ikut ngaji di 000. Aamiin ya robb..
Semoga ada yg dapat dipetik dari kisah di atas.
Mencintaimu karena Allah #pahlawanku..


Jumat, 18 Oktober 2013

MeNuju perhelatan Akbar : "KONGRES PEMUDA Se'Kota Makassar "

 

salam perubahan untuk AKtivis Makassar dan sekitar'nya
Let's Join with us..
Tunjukanlah bahwa anda adalah aktivis perubahan dengan menjadi bagian dari perhelatan Akbar :
"KONGRES PEMUDA Se'Kota Makassar "
Pemuda Menuju Masa Depan Gemilang Dalam Peradaban Khilafah"


20 keunikan hizbut tahrir

(hizbut tahrir kelompok yang smart dan konsisten dalam perjuangan menegakkan syariah islam dan Khilafah)

Hizbut Tahrir (“Partai Pembebasan”) adalah sebuah fenomena politik Indonesia yang unik. Dari seratus lebih parpol yang mewarnai pentas nasional sejak reformasi 1998, HT adalah “partai” yang barangkali tertua. Didirikan 1953 di Jordania, HT dari awal menyebut dirinya partai politik, bukan sekedar gerakan dakwah. Sifatnya yang kosmopolit dan internasional, membuat HT berada di mana-mana. Di Indonesia HT eksis dengan legalitas sebagai organisasi massa dengan nama HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). Untuk memahaminya, berikut sekilas “yang unik” dari HT.

1. Da’wah Group – but also Political Party
HT adalah kelompok dakwah, yang diperintahkan menasehati siapa saja (QS 3:104), sedang yang paling berhak dinasehati itu adalah penguasa, yang mengurusi segala masalah ummat (tanpa dibatasi). Maka dakwah seperti ini bisa disebut aktivitas politik, dan kelompoknya bisa disebut partai politik.

2. Politics – but smart & smarting the people
Namun aktivitas politik HT adalah “high-politics”atau “smart and smarting politics”. HT mendidik masyarakat agar sadar hak dan kewajiban islaminya, sehingga mereka bisa mengawasi penguasanya, agar memerintah sesuai dengan Islam. Bagi HT sudah cukup bahwa masyarakat bersama penguasanya berjalan islami, tanpa harus berkuasa sendiri.

3. Political party – but extra parlementary
Meski HT adalah partai politik, namun HT memilih berjalan di luar parlemen. Karena itu HT juga tidak berminat turut dalam Pemilu, sekalipun memiliki massa yang banyak. Ini karena HT memandang, parlemen dalam sistem demokrasi tidak sepenuhnya kompatibel dengan Islam, dan tidak akan mampu memberi jalan bagi tegaknya Islam di manapun. Dan fakta sejarah di berbagai negara menunjukkan bahwa perubahan yang revolusioner tidak pernah, tidak bisa dan tidak perlu melalui jalan parlemen. Meski demikian HT membolehkan seorang muslim yang memperjuangkan Islam via parlemen untuk muhasabatul hukkam (menasehati penguasa) atau untuk menguak hukum-hukum atau perilaku penguasa yang bertentangan dengan Islam.

4. Revolutionary – but start in the mind
Meski HT mengidamkan perubahan revolusioner, namun itu bukan revolusi (ala) sosialis. Revolusi yang dicitakan adalah revolusi pemikiran. Pemikiran-pemikiran busuk di masyarakatlah yang menjadi sebab busuknya sistem dan rusaknya para penguasa. Karena itu pemikiran busuk ini harus
digantikan dengan pemikiran Islam yang cemerlang, yang pada saatnya akan mencerahkan masyarakat, sehingga mereka mampu memilih penguasa yang tercerahkan. Pemikiranlah yang akan menggerakkan perubahan – bahkan revolusi – di segala bidang (QS 13:11).

5. Social Change – but not forget Individu
Meski HT memperjuangkan perubahan masyarakat, namun ini tidak didrop dari atas, ataupun didongkrak dari bawah (individu-individu). Masyarakat tidak sekedar himpunan individu, namun individu-individu yang berinteraksi dan diikat pemikiran, perasaan dan peraturan yang sama. Karena itu HT mendidik secara individual para kadernya, seraya bersama-sama melakukan interaksi ke masyarakat untuk merubah opini umumnya. Bila kader-kader itu kebetulan memiliki power, sementara opini umum juga sudah kondusif untuk Islam, maka perubahan sistem akan berjalan mulus. Selanjutnya sistem baru yang islami ini akan memacu islamisasi lagi, tanpa harus membuat semua orang menjadi kader.

6. Fundamental – but not dogmatic
Sebagai gerakan yang merindukan tegaknya syariat Islam yang diyakini satu-satunya alternatif mengatasi krisis multi dimensi, HT dapat dibilang ada di kubu “fundamentalis”, atau “revivialis”. Namun demikian, HT bukan gerakan dogmatis. Bahkan untuk masalah aqidah saja (untuk pertanyaan: mengapa mesti percaya pada Islam?), HT menggunakan metode rasional semata.
Karena itu oleh sebagian gerakan lain -juga di kubu fundamentalis – HT pernah disalahpersepsikan sebagai neo-mu’tazilah.Dalam fiqh, HT menelusuri dalil secara mendalam, tanpa terbelenggu keharusan mengikuti madzhab tertentu.

7. Syariat Islam – but not just “Jakarta Charter”
Meski menyerukan penerapan syariat Islam, namun berbeda dengan lainnya, HT tidak terjebak pada sekedar usaha memasukkan Piagam Jakarta ke amandemen UUD 45, atau pada jargon piagam Madinah. HT justru mengusulkan suatu rancangan konstitusi baru yang seluruh pasalnya diambil dari Islam, dan memandang piagam Jakarta maupun piagam Madinah baru sebagian kecil dari syariat itu sendiri. HT memandang syariat Islam sebagai solusi integral (politik-ekonomi-sosial-budaya-hankam). Karena itu syariat tidaklah sekedar hukum (=sanksi) Islam, seperti hukum potong tangan bagi pencuri atau rajam bagi pezina. Dalam masalah ekonomipun, ekonomi syariat tidak sekedar ekonomi anti riba plus zakat, namun lebih jauh mulai dari paradigma, teori kepemilikan, teori harga, peran negara dsb.

8. Islamic State – but not theocracy
HT memandang, suatu negara yang menjalankan syariat Islam, dan keamanannya dijamin oleh kaum muslim, adalah negara Islam. Namun negara itu bukanlah theokrasi yang dikuasai para padri yang memerintah atas nama Tuhan. Negara Islam adalah negara dunia, yang dihuni orang sholeh maupun orang jahat, muslim maupun bukan. Dalam negara Islam, meski kedaulatan ada pada syara’, namun kekuasaan ada pada rakyat, sedang manfaatnya ditujukan ke seluruh alam.

9. Unity of Umma – but not unity of party
Negara hanya tegak bila kaum muslim bersatu. Namun menurut HT, persatuan ummat tidak berarti harus menyatukan partai. Keberadaan banyak partai itu sunnatullah, karena memang ada banyak dalil yang bisa ditafsirkan beraneka.
Ketika ada khalifah, dialah yang memutuskan pendapat mana yang akan dilegislasi dan mengikat semua orang, termasuk yang berbeda pendapat. Namun ini hanya untuk persoalan kemasyarakatan.Dan pendapat yang berbedapun boleh dipelajari. Inilah mengapa mazhab-mazhab fiqh tetap hidup, sekalipun khalifah saat itu melegislasi pendapat satu mazhab saja.

10. Khilafah – but not just group leader
Dan tentang figur khalifah, HT memandang khalifah bukan sekedar pemimpin jama’ah semacam yang ada pada Ahmadiyah atau Laskar Hizbullah. Namun khalifah adalah kepala negara dan pemerintahan. Khalifah juga bukan jabatan yang bisa diwariskan, karena ia semacam kontrak sosial. Adapun yang terjadi di masa lalu, harus dikaji secara jernih, dan pula sejarah bukanlah dalil
hukum yang mengikat.

11. Orthodox – but with ijtihad
HT sangat teguh memegang dalil syara’. Namun demikian HT juga sangat peduli pada ijtihad asal memenuhi syarat. Termasuk arena ijtihad yang subur adalah konsep pembentukan dan kebangkitan masyarakat. Ini karena ulama terdahulu tidak mewariskan sedikitpun kajian di sini, sebab saat itu tak ada yang membayangkan bahwa khilafah Islam yang besar dan berperadaban tinggi bisa
runtuh.

12. Syura’ – but not democracy
HT membedakan syura’ dengan demokrasi. Proses pengambilan keputusan dibagi tiga: (1) Untuk masalah hukum, syura dilakukan untuk memilih pendapat yang terkuat argumentasinya – bukan terbanyak pendukungnya. (2) Untuk masalah teknis, serahkan pada ahlinya, bukan pendapat mayoritas. (3) Yang diserahkan pendapat mayoritas adalah hal-hal optional yang sama-sama mubah, misalnya memilih pejabat yang paling akseptabel, setelah semua sama-sama memenuhi syarat.

13. Radical – but not exclusive
Sebagai gerakan yang memperjuangkan perubahan yang mendasar, HT dapat disebut gerakan radikal (radix = akar, mendasar). Namun HT jauh dari kesan eksklusif. HT berbaur di masyarakat dan tidak berpretensi membentuk perkampungan sendiri. Maka aktivis HT hanya bisa dikenali dari pemikirannya, tidak dari lahiriahnya. Kalaupun wanita aktivis HT berjilbab, itu bukan karena HT-nya, namun memang itu kewajiban Islam. Bahkan HT tidak punya bendera. Bendera hitam bertulisan kalimat tahlil putih yang sering dibawanya adalah bendera Islam. Dan ini boleh dibawa setiap muslim!

14. Substantive – but take also the symbols
HT memandang segalanya dari sudut hukum syara’, dan tidak dari dikotomi substansi – simbol. Maka tak perlu menonjolkan satu dan mengabaikan lainnya. Pengentasan kemiskinan atau pemberantasan KKN sama wajibnya dengan menutup aurat atau sholat lima waktu. Keduanya harus didukung baik di
tingkat individu dan – bila perlu – di tingkat negara.

15. Jihad – but peaceful
HT mengakui bahwa jihad memiliki makna bahasa “usaha sungguh-sungguh”. Namun syara’ telah memberi definisi spesifik, bahwa jihad adalah segenap usaha mengatasi kekuasaan tirani asing yang merintangi dakwah secara fisik.
Jadi jihad tak hanya untuk mempertahankan diri, apalagi sekedar melawan hawa nafsu. Sedang usaha mengoreksi penguasa / melenyapkan kemungkaran di negeri Islam, tidaklah disebut jihad, melainkan dakwah atau nahi mungkar – dan ini tidak dengan kekerasan, kecuali penguasa daulah Islam mengkhianati baiat rakyatnya, yang mewajibkannya menerapkan Islam. Sedang usaha mendirikan daulah Islam itu sendiri, sama sekali harus tanpa kekerasan. Rasulullahpun saat di Mekkah, berjuang tanpa kekerasan, meski banyak pengikutnya disiksa. Revolusi pemikiran tak bisa tidak selain dengan pemikiran juga, melalui dialog, diskusi publik, media massa dsb.

16. Compromisless – but no violence
Dalam aktivitasnya, HT tidak mengenal kompromi dalam masalah syara’, sekalipun bagi gerakan lain itu adalah manuver politik. Namun sikap anti kompromi ini tidak berarti HT pro kekerasan. Bahkan di Jakarta, HT mendapat penghargaan Polda, sebagai penggelar demo paling tertib di Jakarta. Hal ini
karena HT memandang jalan raya sebagai milik publik dan haram menghalangi orang untuk lewat. Selain itu HT melihat polisi hanya sebagai alat negara. Dan preman, bahkan pelacur sekalipun bukanlah musuh, karena hakekatnya mereka juga korban dari sistem yang tidak islami.

17. Liberating – but not liberal
Meski memperjuangkan syariat Islam, HT memilih nama universal “Hizbut Tahrir” (Partai Pembebasan) – tanpa label “Islam”, karena ini mubah. Namun pembebasan itu bukanlah liberalisme (bebas dari batasan apapun kecuali yang bermanfaat baginya), melainkan pembebasan dari penghambaan pada sesama manusia menjadi pada Allah saja.

18. Tolerance – but not pluralism
Dari pemahaman bahwa ada dalil-dalil syara’ yang bisa ditafsirkan berbeda, HT toleran pada mereka yang masih punya “syubhatud dalil” (dalil tipis) yang masih islami. Atas pemikiran dan aktivitas gerakan lain, HT berpendapat bahwa gerakan lain itu islami, meski pendapatnya berseberangan dengan HT.

Namun tidak berarti HT setuju dengan doktrin yang mengharuskan kekuasaan di-share ke kelompok dengan pemikiran yang berbeda-beda. Karena dalam masyarakat tetap harus ada suatu pemikiran tunggal yang mempersatukan.

Untuk hukum yang menyangkut masyarakat luas (bukan soal Qunut atau rokaat tarawih), mau tidak mau HT harus dan akan mengambil sikap untuk memperjuangkan pendapat yang terkuat hujjahnya saja. Terhadap pendukung pendapat islami lainnya, dikembangkan iklim dialog dan toleransi.

19. International – but work local
Sedari awal HT sadar bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, seluruh manusia pantas dijadikan sasaran dakwah. Maka HT ada di seluruh dunia, juga di negara-negara Barat.

Dakwah memang harus dimulai dari entitas yang bisa diakses. Karena itu prioritas dakwah tetap pada kaum muslim dulu. Dan karena bangsa Arab adalah komponen muslim terbesar dengan ikatan emosional tertinggi, maka pada mereka dakwah lebih intensif

20. Local – but not nationalism
Namun meski bekerja secara lokal, tidak berarti HT setuju dengan nasionalisme atau patriotisme. Bahwa HT akan berdiri di garis depan bila negerinya diserang orang-orang kafir, itu pasti. Namun ini bukan karena merasa pengabdian tertinggi adalah pada bangsa dan negara, melainkan karena HT yakin membela negeri Islam dari serangan orang-orang kafir adalah kewajiban syara’.

HT berpikir lebih kosmopolit dan globalisasi, karena syara’ setiap bicara tentang ummat Islam, tidaklah spesifik hanya untuk muslim di negeri tertentu saja. Demikian juga, cita-cita mendirikan khilafah Islam sebagai cikal bakal suatu “superstate” tidak tertuju hanya di wilayah teritorial tertentu
saja, melainkan di mana saja yang memang paling kondusif untuk itu, di sanalah cita-cita itu akan mulai direalisasi. Tidak oleh HT, namun oleh ummat yang telah berubah cara berpikirnya.

Referensi:

Abdul Qadim Zallum: Nizhamul Hukum
Hizbut Tahrir: Ta’rif Hizbut Tahrir
Taqiyyudin An-Nabhani: Mafahim Hizbut Tahrir


copas dr FB (https://www.facebook.com/muslimah.alkhilafah.7?fref=ts)